Alhamdulillah usia kehamilan sudah memasuki minggu ke 37. Pada usia ini seharusnya kepala bayi sudah turun ke rongga panggul. Pada minggu ini dokter atau bidan akan melakukan pemeriksaan dalam untuk melihat beberapa hal sebagai berikut:

  1. Untuk mengetahui apakah persalinan bisa dilakukan melalui per vaginam (partus normal) atau harus melalui cesar

Dokter atau bidan akan memeriksa apakah rongga panggul kita memiliki lebar yang cukup sebagai jalan lahir bayi, apabila si ibu dinyatakan memiliki lebar panggul yang sempit maka tak ada jalan lain selain cesar. Lebar sempitnya rongga panggul tidak tergantung dari tinggi badan karena panggul merupakan rangka morfologis yang sudah dari awal terbentuk demikian.

2. Untuk mengetahui apakah kepala bayi sudah turun ke rongga panggul

Pada umumnya kepala bayi sudah turun ke rongga panggul diminggu ini walaupun ada beberapa kasus yang memperlihatkan kepala bayi belum turun ke panggul ibu. Hal ini pula yang saya temui, kepala bayi belum masuk ke rongga panggul, dokter dan bidan menyarankan kepada saya untuk banyak berjalan setipa hari minimal 30 menit dan berjongkok sepuluh menit. Diharapkan dapat mendorong kepala bayi untuk turun ke rongga panggul.

Ada beberapa hal yang menyebabkan kepala bayi belum turun ke panggul yaitu karena rongga panggul sang ibu tergolong sempit, plasenta bayi ternyata pendek, atau karena belum saatnya untuk turun. Apabila ibu sudah merasakan mules dan terjadi kontraksi tetapi belum ada kemajuan terhadap turunnya kepala bayi dan kemajuan pembukaan mulut lahir maka dimungkinkan akan dilakukan cesar.

Pemeriksaan dalam dilakukan beberapa kali untuk terus mengevaluasi jalan lahir apakah layak untuk dilakukan partus normal atau tidak. Pemeriksaan dalam dilakukan oleh dokter atau bidan dengan cara memasukkan jari telunjuk dan jari tengah ke dalam vagina ibu. Pada saat pemeriksaan ini sebaiknya ibu rileks dan jangan tegang agar tidak terasa sakit.