You are currently browsing the monthly archive for Februari 2012.
Alhamdulillah banyak kemajuan diusia bulan ke-4 dari bayi kami alfi. Sebelumnya dia sudah dapat tengkurep, dan sekarang sering ngoceh sendiri dengan vocab yang lebih beragam. Baik sedang senang atau menangis dia lebih sering dicurahkan melalui bahasa verbalnya yang belum dapat saya mengerti.
Selain sudah banyak mengoceh, alfi sekarang main ludah, ludahnya dibentuk balon-balon. Agak ribet dengan tingkahnya yang ini, karena harus sering menyeka ludahnya. Kadang saya dengan pelan-pelan bicara padanya agar menghentikan tingkahnya yang satu ini. Well, belum ada respon malah makin seneng dia memainkan ludahnya. Tak apa-apa sedikit demi sedikit akan di rem tingkahnya ini supaya tidak jadi kebiasaan.
Kita lihat selanjutnya, kejutan apa lagi yang akan dibuat alfi melalui tingkah polahnya. Luv U my dear son.
Alhamdulillah banyak kemajuan diusia bulan ke-4 dari bayi kami alfi. Sebelumnya dia sudah dapat tengkurep, dan sekarang sering ngoceh sendiri dengan vocab yang lebih beragam. Baik sedang senang atau menangis dia lebih sering dicurahkan melalui bahasa verbalnya yang belum dapat saya mengerti.
Selain sudah banyak mengoceh, alfi sekarang main ludah, ludahnya dibentuk balon-balon. Agak ribet dengan tingkahnya yang ini, karena harus sering menyeka ludahnya. Kadang saya dengan pelan-pelan bicara padanya agar menghentikan tingkahnya yang satu ini. Well, belum ada respon malah makin seneng dia memainkan ludahnya. Tak apa-apa sedikit demi sedikit akan di rem tingkahnya ini supaya tidak jadi kebiasaan.
Kita lihat selanjutnya, kejutan apa lagi yang akan dibuat alfi melalui tingkah polahnya. Luv U my dear son.
Minggu-minggu ini saya mulai mengamati frekuensi BAB alfi karena terjadi perubahan frekuensinya. Pada awalnya frekuensi BAB alfi lancar dengan selang waktu yang sama, namun memasuki usia empat bulan frekuensinya mulai berubah yang pada awalnya rutin tiga hari sekali kemudian berubah menjadi empat hari sekali dan sekarang menjadi seminggu sekali.
Saya sempat khawatir karena alfi belum juga BAB padahal sudah waktunya, yang ada dipikiran saya adalah apakah bayi saya mengalami sembelit? Setelah googling pikiran saya agak tenang karena bayi ASIX jarang yang mengalami gangguan sembelit karena ASI mudah dicerna oleh dinding-dinding usus. Tetapi kekhawatiran saya tidak hilang begitu saja karena menurut bidan langganan saya kalau bayi belum juga BAB setelah lima hari maka perlu diwaspadai walaupun bayi ASI. Namun pernyataan tersebut dibantah oleh rekan saya icha yang seorang bidan pendidik, dia mengatakan bahwa toleransi bayi ASI belum BAB adalah maksimal 14 hari.
Selain itu perlu juga diperhatikan bahwa yang perlu dicermati adalah bukan frekuensinya, akan tetapi adalah bentuk dan keras atau tidaknya feces bayi. Alhamdulillah setelah ditunggu ternyata alfi babnya berubah menjadi seminggu sekali, kadang saya melihat bahwa dia terlalu mengejan saat mengeluarkan feces. Bisa jadi hal tersebut karena dia kekurangan cairan. Memang minggu sebelumnya alfi sempat sakit yang menyebabkan dia malas untuk minum ASI karena badannya yang dirasa tidak enak.
Gambar di atas adalah ekspresi alfi keteika mengejan saat BAB, saat itu fecesnya aga padat sehingga membutuhkan tenaga untuk mengeluarkannya. Mudah-mudahan untuk selanjutnya BAB alfi bisa lebih lancar lagi.
Bayi kami alfi tidak seperti bayi pada umumnya yang menyukai mainan bayi, untuk saat ini alfi belum terlalu interest terhadap mainan bayi, padahal tantenya sering membelikan mainan untuk dia. Alfi lebih menyukai benda-benda yang berada di rumah. Benda-benda tersebut adalah:
1. Kipas angin, alfi senang sekali melihat kipas angin besar yang berada di plafon ruang tamu atau kipas angin yang ada di plafon kamar, dia akan tertawa dan mengoceh sendiri, bahkan kipas mampu membuatnya diam saat ngambek
2. Lampu, alfi juga senang melihat lampu, benda yang satu ini hanya membuatnya tertegun dan diam saat menatapnya
3. Cermin, saat menatap cermin dia akan tertawa sendiri seolah-olah sedang melihat dirinya sendiri
4. Motif batik pada kursi, alfi senang sekali memegang permukaan bangku yang bermotif batik, tangannya berkali-kali memegang permukaan kursi seperti ingin mengambilnya
5. Gambar kucing pada kalender, benda ini juga menjadi andalan saat alfi ngambek, dia akan terdiam sejenak saat menatap gambar kucing
Beberapa benda di atas adalah benda yang paling sering diperhatikan alfi sehari-hari, akan ada hal baru seiring pertambahan usianya.
Bayi kami alfi tidak seperti bayi pada umumnya yang menyukai mainan bayi, untuk saat ini alfi belum terlalu interest terhadap mainan bayi, padahal tantenya sering membelikan mainan untuk dia. Alfi lebih menyukai benda-benda yang berada di rumah. Benda-benda tersebut adalah:
1. Kipas angin, alfi senang sekali melihat kipas angin besar yang berada di plafon ruang tamu atau kipas angin yang ada di plafon kamar, dia akan tertawa dan mengoceh sendiri, bahkan kipas mampu membuatnya diam saat ngambek
2. Lampu, alfi juga senang melihat lampu, benda yang satu ini hanya membuatnya tertegun dan diam saat menatapnya
3. Cermin, saat menatap cermin dia akan tertawa sendiri seolah-olah sedang melihat dirinya sendiri
4. Motif batik pada kursi, alfi senang sekali memegang permukaan bangku yang bermotif batik, tangannya berkali-kali memegang permukaan kursi seperti ingin mengambilnya
5. Gambar kucing pada kalender, benda ini juga menjadi andalan saat alfi ngambek, dia akan terdiam sejenak saat menatap gambar kucing
Beberapa benda di atas adalah benda yang paling sering diperhatikan alfi sehari-hari, akan ada hal baru seiring pertambahan usianya.








