You are currently browsing the category archive for the ‘Resep’ category.
Bisa kan Anda bayangkan nikmatnya makan bubur ayam anget-anget apalagi kalau lauknya pepes ati ampela? Beuuuuuu dijamin, secuil sorga dunia akan dirasakan. Apalagi (udah berapa kali ya bilang apalagi :p ) ditemani pasangan kita yang selalu tersenyum. Mangtabh!!!
Untuk itu postingan kali ini saya akan coba paparkan resep Pepes Daun Bawang Ati Ampela. Mareeee dimulaiā¦
PEPES DAUN BAWANG ATI AMPELA
Bahan:
- Ati ampela
- Daun bawang
- Kunyit
- Bawang putih
- Salam
- Sereh
- Garam
- Gula
- Air
- Daun pembungkus
Cara membuat:
- Cuci bersih ati ampela, kemudian rebus sampai empuk, angkat dan tiriskan
- Haluskan kunyit dan bawang putih, lalu tumis dan masukkan daun salam dan sereh yang sudah dimemarkan
- Setelah bumbu tumis harum, masukkan ati ampela dan air secukupnya. Tambahkan pula garam dan gula sesuai selera. Masak sampai matang.
- Potong daun bawang ukurang 1 cm
- Bungkus ati ampela yang sudah dibumbui dan taburkan daun bawang yang sudah dipotong sebelumnya dengan daun pisang, kemudian pepes.
Pepes daun bawang ati ampela siap disajikan bersama bubur ayam komplit.
*) Resep ini dikutip dari mention Rena Fiyanti (@rennarainbow) di twitter | 27 Maret 2012
Iseng buka-buka buku resep makanan bayi milik si alfi, eh… Ada resep pancake, pas dibaca ternyata mudah dibuat, jadilah ngutak ngatik bahan di dapur… Dan pancake apel pun jadi. Berikut bahan dan cara membuatnya:
Bahan:
- 1 butir telur, pisahkan bagian kuning dan putihnya
- 1 sdm gula pasir halus
- 100 gram tepung terigu
- 1/2 buah apel diparut
- 100 ml susu cair/asi
- 1 sdm margarin, lelehkan
Cara membuat:
- kocok putih telur dgn garpu sampai mengembang dan kaku, sisihkan
- kocok kuning telur bersama gula pasir sampai gula larut. Lalu masukkan tepung terigu, apel dan susu. Tambahkan margarin yg sudah dilelehkan. Aduk rata
- campurkan putih telur yg sudah dikocok sampai kaku ke dalam adonan. Tuangkan 2 sendok makan adonan di atas wajan dadar yg telah diberi sedikit minyak. Masak sampai kedua sisi matang. Angkat.
*buah bisa diganti sesuai selera
Aktivitas bumil kami saat sore adalah masak. Seperti hari-hari sebelumnya, sore ini pun hujan. Dannn listriknya mati, jadi acara masaknya di-pause dulu. Setelah nyala lagi dia lanjut lg, pas waktu mau ulek-meng-ulek bumbu ternyata bumbu paling utama: GARAM, habis. So?? Seperti pepatah, sayur tanpa garam, apa jadinya?
Wah gaswat juga, makan malam pake apa kalo ga masak, masa angetin lauk yang itu-itu terus. Bosan. Untung pas buka-buka lagi isi kulkas, nemu ikan asin peda merah. Jadi ingat resep pusaka karuhun “Tim Ikan Peda”, masakan ini ga memerlukan garam untuk bumbunya. So, dimulailah meracik, kukus (sambil ditinggal sholat Maghrib), and sajikan. Berikut resepnya:
“Tim Ikan Peda”
Bahan:
- Ikan peda merah
- Tomat setengah matang
- Bawang merah
- Bawang putih
- Cabai rawit
- Penyedap rasa (sesuai selera)
Cara membuat:
- Rendam ikan peda agar rasa asinnya berkurang
- Rajang tomat, bawang merah, bawang putih dan cabai (bisa utuh, tergantung selera)
- Siapkan wadah tahan panas lalu letakkan ikan peda, rajangan tomat, bawang merah, bawang putih dan cabai, kemudian taburi penyedap rasa sesuai selera
- Kukus selama 30 menit dengan api sedang
Sajikan dengan nasi hangat, selamat mencoba.
Itulah masakan penolong kami di saat kehabisan garam, sekaligus nostalgia masakan sederhana leluhur
)
Gak ada garam, peda pun jadi. ~pepatah
Jika sedang hamil, memang keinginan itu kadang datang serba mendadak, ingin ini ingin itu banyak sekali *Doraemon*, terutama makanan (walau kadang saat trimester pertama seringnya hanya ingin, makannya ga mau).
Sore tadi tiba-tiba teringat waktu KKP (Kuliah Kerja Profesi, dulu KKN -red), seorang teman, Vina namanya, sempat masak spageti *itu lhooo yang katanya makanan khas Itali* maklum lagi di desa jadi makanan kota tersebut jadi sesuatu hal yang langka. Sampai sekarang rasanya masih kerasa, enaaak *emang si Vina ini dari jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK) jadi cucok banget daaah.
So tadi langsung kontak si Vina lewat Facebook minta cara buatnya. Alhamdulillah dia ngasih, inilah resep Spagetonk Pinotnaiz:
Bahan:
- 250 g Spageti
- 1 siung bawang bombay
- 1 botol kecil saos sambel
- 1/4 botol saos tomat (bisa diganti dengan 2 buah tomat)
- 1 ons daging/ ayam cincang (sesuai selera)/tuna kaleng (praktis)
- Penyedap rasa secukupnya
Caranya:
- Rebus spageti tambahin minyak goreng n garam sedikit *klo pake tomat rebus brg*
- Jika sudah mateng tiriskan (tomatnya diiris kecil)
- Tumis bawang bombay (jika pakai tomat, tumis juga tomatnya kemudian masukan daging/ tuna keleng
- Apabila sudah mateng masukan saos sambel dann saos tomat, aduk sebentar,
- Matikan api, masukin spageti dan aduk sampe rata
- Saosnya bisa juga ditaruh di atas spagetinya.
*) Untuk 5 porsi
seLamat mencoba ^^
Sore tadi istriku (Evrina) masak soto ayam untuk lauk buka puasa kami. Awalnya dia akan membuat ayam ungkep, tapi berhubung kaldunya msh ada dan sayang apabila dibuang, maka dibuatkanlah soto ayam. Walaupun saat maak tidak sempat dicicipi dulu, namun saat maakan maksnyus juga (maklum lagi laper) hehehe….
Berhubung setelah jadi warnanya kuning maka kami sepakat memberi nama: Soto Ayam kaldu Kuning.
Adapun bahan dan cara masaknya sebagai berikut:
Bahan (ayam ungkep dan kaldu):
- Ayam setengah ekor
- Bawang Merah 4 siung
- Bawang Putih 2 siung
- Kemiri 3 butir
- Ketumbar 1 sendok teh
- Jahe 4 cm
- Kunyit 4 cm
- Sereh 2 batang
- Daun Salam 5 lembar
- Air 1 setengah liter
- Garam 1 sdm
Bahan Pelengkap
- Tauge, Kol (seduh air panas)
- Daun bawang 1 batang, iris halus
- Seledri 2 batang, iris halus
- Jeruk nipis 1 buah, ambil airnya
- Kecap manis secukupnya
Cara Membuat:
- Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, jahe, dan kunyit.
- Ayam yang telah dibersihkan dilumuri dengan bumbu yang telah haluskan.
- Masukkan kedalam panci kemudian ditambahkan air setengah liter, garam, sereh dan daun salam. Rebus hingga ayam empuk. Sisakan air/kaldu jangan sampai kering.
- Angkat ayam, suir-suir.
- Sisa kaldu ditambah air sebanyak 1 liter, masak hingga mendidih.
- Tata tauge dan kol pada mangkuk, tambahkan ayam yang telah disuir sebagai topping. Siram dengan kuah kaldu soto yang masih panas. Beri daun bawang, seledri, perasan jeruk dan kecap sesuai selera.
- Untuk lebih menggugah selera, tambahka sambal cabe rawit.
Sambal Cabe Rawit:
- Bahan: Cabe rawit merah 10 buah, garam seperempat sdt
- Cara Membuat: rebus cabai, lalu haluskan bersama garam.
Selamat mencoba…







